Kamis, 20 Agustus 2015

SISI NEGATIF SHARING LOWONGAN KERJA SECARA ONLINE

Ketika lowongan kerja dishare keluar via bbm, fb, dan akun sosial lainnya dengan mencantumkan CP yg bisa dihub, tentu ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, berita lowongan kerja lebih cepat tersebar dengan mudah. Sisi negatifnya? Banyak. Yg sering terjadi adalah :


- Masih akan ada yg tanya, "ini benar nomor bpk/ibu yg ada lowongan ABCD?" "Lowongannya masih ada?"Mas, mbak, dari pada basa basi buang waktu begitu, lebih baik ikuti aja format yg ada, karna pasti tercantum format utk melamarnya gimana. Ga perlu banyak tanya, apalagi tanya sampai berkali-kali, terutama melalui tlp yg malah jadinya seperti terror.  Entah sadar atau tidak, tp itu justru mengganggu dan malah membuat ybs ga respect.


- Masih banyak pertanyaan, "cara melamarnya bagaimana?"Mbak, mas, dari awal sudah pasti di info tsb ada keterangan, kl melamar hrs sms data dulu dg format blablabla atau hrs lgs datang ke lokasi dg bawa lamaran, atau mungkin melalui email. Kenapa hrs tanya lg? Tidak bisakah anda membaca dengan lebih teliti?


- Masih banyak pertanyaan, "lowongannya utk cowo atau cewe?"Mas, Mbak, di lowongannya kan pasti ada keterangan, lowongan tersedia utk cowo atau cewe. Kalau tidak ada keterangan, berarti ya bisa utk keduanya. Simple kan?


- Slalu ada orang2 yg spamming, alias kirim sms atau tlp sampe berkali2. Apalagi kadang2 isinya kurang penting, misalnya,"pak/bu, sms saya td masuk?" "mbak/mas, sms saya tolong dibalas dong"Sekali lagi saya infokan ya, hal semacam itu justru mengganggu dan mengurangi respect calon penginterview kpd anda. Sadarilah, ga cuman anda yg sms atau tlp ke dia. Bisa jd ada puluhan, bahkan ratusan orang yg sms utk kepentingan pendaftaran, misalnya. Sabarlah. Akan ada waktunya anda dihubungi via sms/tlp bila diperlukan.


- Setelah dapat info suruh bawa CV ke lokasi, malah ada pertanyaan, "CV itu apa?" "CV itu formatnya bagaimana?" "CV itu isinya harus apa saja?"CV itu curicullum vitae, atau yang mungkin lebih mudah disebut dengan Daftar Riwayat Hidup. Gapapa kalau anda ga tau. Tapi Mbak, Mas, ini 2015. Setidaknya inisiatiflah sedikit. Googling-lah dari pada bertanya pada calon penginterview anda. Referensi di google ada ratusan, bahkan mungkin lebih. Bisa jg tanya dan minta referensi teman atau saudara. Tanya kpd calon penginterview itu sama aja bom bunuh diri.


- Pas interview nunggu? Itu mah udah biasa. Semua orang yg pernah ngerasain diinterview pasti tau kalo interview itu butuh waktu lama utk menunggu. Yang sabar. Orang yg interview anda itu ga senganggur yg anda banyangkan. Egois kl anda berpikir cm anda yg perlu diurusin. Kebayang kl dalam suatu info lowongan yg dishare jumlah pelamar bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan? Ga perlu sms, "pak/bu, saya sudah di kantor" "pak/bu, interviewnya jam berapa ya? saya sdh nunggu", apalagi sampai berkali2. Entah anda sadari atau tidak, itu justru sangat menyebalkan. Yg ada, calon penginterview malah malas ketemu anda dan bisa jadi anda sdh masuk dlm daftar blacklist baginya. Yakin deh.


- Ini agak lucu sebenarnya. Seringkali org yg sms ke CP salah sebut nama, atau salah panggil. Padahal CP yg disebarkan udah jelas namanya siapa. Misalnya Ela. Udah jelas namanya Ela, tapi akan slalu ada yg manggil Mas/Pak. Atau menyebut namanya dengan salah. Iya, resiko memang. Tapi seandainya anda membaca dengan lebih teliti dan cermat, kesalahan semacam ini mestinya ga ada. 


- Ini yg paling menyebalkan. Begitu tau kl lowongan berasal dr tempat kerja teman, atau teman adalah staff yg bagian seleksi, masih ada aja orang yg merespon dengan, "kita kan temen, udh pasti keterima dong ya?" "Masa ga bisa bantuin temen sendiri? lolosin seleksi ya?" "awas ya kamu kalo sampe aku ga keterima, sama temen sendiri aja perhitungan banget"Apalagi kalo sampe ga keterima kemudian marah2 ga terima, bahkan dendam.Duh, mental kayak gini ini yg suka bikin sedih. Kenapa ga berusaha dg mengandalkan kemampuan diri sendiri? Gimana mau maju Indonesia kalo masyarakatnya model begini? Manfaatkanlah info lowongan kerja dr teman utk mendapatkan pekerjaan tsb, jangan malah memanfaatkan teman anda untuk menjamin pekerjaan anda hanya karna dia kerja di perusahaan ybs. Daripada sibuk nitipin diri kesana sini, bukankah lebih baik mengembangkan diri sendiri?


- Oh iya, ada 1 lagi yg lucu sekaligus menyebalkan. Sebenarnya, ini berkaitan dengan etika. CP calon penginterview yg tersebar tersebut seringkali malah digodain dan diajak kenalan. Padahal sudah jelas2 disebarkan demi keperluan pekerjaan. Hal ini terutama paling sering dialami oleh cewe.Mas-mas yg suka iseng, hargailah orang lain seperti apa anda ingin dihargai, jangan menyebabkan orang lain jd merasa ga nyaman dan bahkan terganggu dg sikap anda. Kl yg diganggu seperti itu adalah keluarga atau pasangan anda, gimana perasaan anda? Pasti ga suka kan?


...Dan masih banyak kejadian2 lain...

Sedikit share aja utk jd bahan pertimbangan lain kali saat melamar pekerjaan yg infonya tersebar melalui medsos. Jangan gitu ya gaes. Sungguh, anda ga tau seberapa menyebalkannya hal2 kecil semacam itu, apalagi yg melakukannya bisa berjumlah puluhan bahkan ratusan orang dalam 1 hari.Bacalah iklan lowongan kerja yg anda dapat dengan teliti, jadi anda ga perlu tanya berkali-kali tentang ini itu, terutama baca deadline tanggal tsb, jadi kalau memang sdh ada tanggal seleksi atau tanggal deadline, ga perlu ditanyakan lg.Be wise and be smart! 

Jangan membuat diri anda terlihat 'tidak berharga' di mata calon penginterview dan gugur sebelum calon penginterview melihat kemampuan anda. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar