Ketika lowongan kerja
dishare keluar via bbm, fb, dan akun sosial lainnya dengan mencantumkan CP yg
bisa dihub, tentu ada sisi positif dan negatifnya. Sisi positifnya, berita
lowongan kerja lebih cepat tersebar dengan mudah. Sisi negatifnya? Banyak. Yg sering
terjadi adalah :
- Masih akan ada yg tanya, "ini benar nomor bpk/ibu yg ada lowongan
ABCD?" "Lowongannya masih ada?"Mas, mbak, dari pada basa basi buang waktu begitu, lebih baik ikuti aja format
yg ada, karna pasti tercantum format utk melamarnya gimana. Ga perlu banyak
tanya, apalagi tanya sampai berkali-kali, terutama melalui tlp yg malah jadinya
seperti terror. Entah sadar atau tidak,
tp itu justru mengganggu dan malah membuat ybs ga respect.
- Masih banyak pertanyaan, "cara melamarnya bagaimana?"Mbak, mas, dari awal sudah pasti di info tsb ada keterangan, kl melamar hrs sms
data dulu dg format blablabla atau hrs lgs datang ke lokasi dg bawa lamaran,
atau mungkin melalui email. Kenapa hrs tanya lg? Tidak bisakah anda membaca
dengan lebih teliti?
- Masih banyak pertanyaan, "lowongannya utk cowo atau cewe?"Mas, Mbak, di lowongannya kan pasti ada keterangan, lowongan tersedia utk cowo
atau cewe. Kalau tidak ada keterangan, berarti ya bisa utk keduanya. Simple
kan?
- Slalu ada orang2 yg spamming, alias kirim sms atau tlp sampe berkali2.
Apalagi kadang2 isinya kurang penting, misalnya,"pak/bu, sms saya td
masuk?" "mbak/mas, sms saya tolong dibalas dong"Sekali lagi saya infokan ya, hal semacam itu justru mengganggu dan mengurangi
respect calon penginterview kpd anda. Sadarilah, ga cuman anda yg sms atau tlp
ke dia. Bisa jd ada puluhan, bahkan ratusan orang yg sms utk kepentingan pendaftaran,
misalnya. Sabarlah. Akan ada waktunya anda dihubungi via sms/tlp bila
diperlukan.
- Setelah dapat info suruh bawa CV ke lokasi, malah ada pertanyaan, "CV
itu apa?" "CV itu formatnya bagaimana?" "CV itu isinya
harus apa saja?"CV itu curicullum vitae, atau yang mungkin lebih mudah disebut dengan Daftar
Riwayat Hidup. Gapapa kalau anda ga tau. Tapi Mbak, Mas, ini 2015. Setidaknya
inisiatiflah sedikit. Googling-lah dari pada bertanya pada calon penginterview
anda. Referensi di google ada ratusan, bahkan mungkin lebih. Bisa jg tanya dan minta
referensi teman atau saudara. Tanya kpd calon penginterview itu sama aja bom
bunuh diri.
- Pas interview nunggu? Itu mah udah biasa. Semua orang yg pernah ngerasain
diinterview pasti tau kalo interview itu butuh waktu lama utk menunggu. Yang
sabar. Orang yg interview anda itu ga senganggur yg anda banyangkan. Egois kl anda
berpikir cm anda yg perlu diurusin. Kebayang kl dalam suatu info lowongan yg
dishare jumlah pelamar bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan? Ga perlu sms,
"pak/bu, saya sudah di kantor" "pak/bu, interviewnya jam berapa
ya? saya sdh nunggu", apalagi sampai berkali2. Entah anda sadari atau
tidak, itu justru sangat menyebalkan. Yg ada, calon penginterview malah malas
ketemu anda dan bisa jadi anda sdh masuk dlm daftar blacklist baginya. Yakin
deh.
- Ini agak lucu sebenarnya. Seringkali org yg sms ke CP salah sebut nama, atau
salah panggil. Padahal CP yg disebarkan udah jelas namanya siapa. Misalnya Ela.
Udah jelas namanya Ela, tapi akan slalu ada yg manggil Mas/Pak. Atau menyebut
namanya dengan salah. Iya, resiko memang. Tapi seandainya anda membaca dengan
lebih teliti dan cermat, kesalahan semacam ini mestinya ga ada.
- Ini yg paling menyebalkan. Begitu tau kl lowongan berasal dr tempat kerja
teman, atau teman adalah staff yg bagian seleksi, masih ada aja orang yg
merespon dengan, "kita kan temen, udh pasti keterima dong ya?"
"Masa ga bisa bantuin temen sendiri? lolosin seleksi ya?" "awas
ya kamu kalo sampe aku ga keterima, sama temen sendiri aja perhitungan
banget"Apalagi kalo sampe ga keterima kemudian marah2 ga terima, bahkan dendam.Duh, mental kayak gini ini yg suka bikin sedih. Kenapa ga berusaha dg
mengandalkan kemampuan diri sendiri? Gimana mau maju Indonesia kalo
masyarakatnya model begini? Manfaatkanlah info lowongan kerja dr teman utk
mendapatkan pekerjaan tsb, jangan malah memanfaatkan teman anda untuk menjamin
pekerjaan anda hanya karna dia kerja di perusahaan ybs. Daripada sibuk nitipin
diri kesana sini, bukankah lebih baik mengembangkan diri sendiri?
- Oh iya, ada 1 lagi yg lucu sekaligus menyebalkan. Sebenarnya, ini berkaitan
dengan etika. CP calon penginterview yg tersebar tersebut seringkali malah
digodain dan diajak kenalan. Padahal sudah jelas2 disebarkan demi keperluan pekerjaan.
Hal ini terutama paling sering dialami oleh cewe.Mas-mas yg suka iseng, hargailah orang lain seperti apa anda ingin dihargai,
jangan menyebabkan orang lain jd merasa ga nyaman dan bahkan terganggu dg sikap
anda. Kl yg diganggu seperti itu adalah keluarga atau pasangan anda, gimana
perasaan anda? Pasti ga suka kan?
...Dan masih banyak kejadian2
lain...
Sedikit share aja utk jd bahan pertimbangan lain kali saat melamar
pekerjaan yg infonya tersebar melalui medsos. Jangan gitu ya gaes. Sungguh,
anda ga tau seberapa menyebalkannya hal2 kecil semacam itu, apalagi yg
melakukannya bisa berjumlah puluhan bahkan ratusan orang dalam 1 hari.Bacalah iklan lowongan kerja yg anda dapat dengan teliti, jadi anda ga perlu
tanya berkali-kali tentang ini itu, terutama baca deadline tanggal tsb, jadi
kalau memang sdh ada tanggal seleksi atau tanggal deadline, ga perlu ditanyakan
lg.Be wise and be smart!
Jangan membuat diri anda terlihat 'tidak berharga' di mata calon penginterview
dan gugur sebelum calon penginterview melihat kemampuan anda. :)